![]() |
| foto: foto.vivanews.com |
Selama menjadi pecinta sepak bola, saya jarang menonton sepak bola dalam negeri. Lebih banyak menonton permainan tim luar. Selain permainan kurang menarik, sering terjadi konflik di dalam lapangan dan luar lapangan. Alasan inilah yang membuat kurang menarik nonton permainan sepak bola Indonesia.
Pada pertandingan timnas Indonesia melawan Malaysia, sama sekali tidak ada minat untuk menonton. Tiba-tiba ada teman menghampiri saya saat lagi khusu' berselancar di dunia maya, taman mengajak nonton bareng (nobar) di caffe agar lebih rame. Dalam kondisi penat dan butuh hiburan, apa boleh buat yang penting enjoy bersama walaupun tim yang bertanding kurang minat. Tulisan ini hanya memaparkan kesan saya terhadap perubahan dari timnas Indonesia.
Indonesia Vs Malaysia
Wooow…, saya betul-betul di kejutkan permainan 'pasukan Garuda', melalui umpan-umpan pendek dapat menjebol gawang lawan. Tak heran di ruangan caffe sangat gaduh ketika tim Malaysia di hujani gol. Serangan terus bertubi-tubi terus mewarnai permainan. Bermodal tuan rumah dengan teriakkan seporter berwarna Merah, pemain Indonesia betul kelihatan ganas. Tidak tanggung-tanggung skor yang diperoleh samapai pertandingan usai (5:1). Sungguh skor yang pantastis.
Saya betul geleng-geleng kepala melihat skor akhir dari pertandingan ini. Gak percaya tim merah putih mampu seganas itu. Betul-betul terhibur malam itu, dengan bangga mestinya melihat timnas bisa bermain cantik.
Apresiasi dan komentar cukup beragam. Dari penonton, so pasti dua jempol, dan tidak berlebihan kalau mereka bangga terhadap timnas. media terus menayangkan hasil pertandingan. Para pemain juga tidak mau larut atas kemenangan dari Malaisya, karena masih ada pertandingan berikutnya. Menurut saya, pertandingan ini awal kebangkitan 'Pasukan Garuda' tuk memperbaiki sepak bola Indonesia.
Indonesia Vs Laos
Belajar dari pertandingan melawan Malaysia, tentunya tidak sampai menepuk dada atas kemenangan yang pantastis tersebut. Timnas membuat masyakakat Indonesia bangga. Komentar dari para pemain sama sakali tidak telihat sombong. Karena harus fokus pertandingan berikutnya.
Saat paruh pertama di mulai, pertandingan cukup menegangkan. Timnas Indonesia dan Laos terus saling serang. Pertahanan Laos cukup solid, dengan jebakan off side, stiker timnas selalu masuk perangkap. Barulah pada menit ke-28 melalui kotak penalti, gawang Laos dapat dijebol. Babak pertama usai, hasil pertandingan dengan skor 2:0. Tentunya Indonesia yang menang.hehe…
Entah kenapa pemain Indonesia semakin bringas saja menggedor pertahanan Laos. Serangan dari sayap terus mengalir. Umpan-umpan pendek yang cantik memperindah permainan. Laos terus tertekan, dan peluit panjang ditiup makin bertambah gol ke gawang Laos. Skor 6:0 membuat masyarakat Indonesia tersenyum sejenak.
Indonesia Vs Thailand
![]() |
| 3.bp.blogspot.com |
Musuh bebuyutan. Itu kira-kira yang teringat dalam benak kita. Bila dilihat ke belakang, timnas Indonesia banyak kalah dari Thailand. Dengan dendam lama yang cukup membara, dan melihat dari pertandingan sebelumnya, timnas Indonesia harus mengalahkan Thailand. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat terus menggelora demi timnas tercinta.
'Pasukan Garuda' yang gagah berani terus mengegempur pertahanan lawan, walau pun harus besusah payah merebut bola. Timnas Indonesia pada pertandinag ini lebih banyak bertahan pada paruh pertama. Kemudian, pada paruh kedua, strategi serangan berubah. Serangan dari sayap terus menyulitkan pertahanan Tailand.
Dengan semangat juang tinggi, serangan demi serengan terus menggempur pertahanan Thailand dan berbua pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Thailand. terhadap Gonzales. Jala gawang Thailand jebol juga melalui tendangan penalti. Bambang Pamungkas (Bepe) sebagai eksekutor, menjadi pahlawan atas kemenangan Indonesia. Dua gol yang dipersembahkan 'Pasukan Garuda' membuat sekitar 200 juta rakyat Indonesia tersenyum.
Skor akhir 2:1, dan Merah Putih terus melangkah menuju pertandingan berikutnya. Mungkinkah menang lagi? Harus dunk!!!hehe…
Indonesia Vs Filipina
Sejarah mencatat, Indonesia selalu unggul atas Filipina. Bahkan, pernah di bantai. Itu dulu, kini Filipina tim yang berbeda. Banyak perubahan dan perbaikan di internal timnas Filipina. Melalui naturalisasi pemain asinng sembilan orang Filipina dapat bertemu Indonesia di perempat pinal.
Memang harus diakui, perubahan itu sangat terasa. Dengan pola bermai bertahan cukup menyulitkan bagi timnas Indonesia. Berkali-kali serangan di bangun oleh 'Pasukan Garuda', selalu dimentahkan oleh pertahana Filipina yang kokoh. Bahkan, serangan balasan sering membuat pertahanan Indonesia dibuat repot.
Menjelang paruh pertama berakhir pada menit ke-31, melalui umpan Firman Utina di lanjutkan sundulan “El Loco” Christian Gonzales, dapat merobek jala gawang Filipina. Serentak Gelora Bung Karno gaduh oleh teriakkan seporter Merah Putih.
Pada paruh kedua dimulai. Pemainan terus memanas dengan saling menyerangan. Hampir saja gawang Markus kebobolan akibat blunder yang ia lakukan. Pasukan Garuda terus mengancam pertahanan lawan, tapi eksekusi akhir banyak yang gagal. Permainan menjelang menit-menit akhir kurang menarik, lebih banyak bertahan. Ya biasa buang-buang waktu.
Pertandingan yang disaksikan langsung oleh Presiden R1 ini tidak sia-sia, menjadi motivasi tersendiri buat 'Pasukan Garuda'. Dan hasilnya pun cukup membuat R I-1 tersenyum. Kemenangan 1:0 atas Filipina tidak membuat kecewa 80rb lebih penonton dari berbagai daerah di Indonesia. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga berpesan untuk 'Pasukan Garuda', "timnas harus lebih banyak lagi ciptakan gol", demikian tutur beliau.
Semoga saja timnas Indonesia terus bangkit dan menjadi kebanggaan masyarakat, dan dapat mengangkat martabat sepak bola Indonesia…!!!
Note: tulisan ini dibuat, selain memiliki pesan dan kesan tersendiri untuk penulis dari skor 5:1, 6:0, 2:1 dan 1:0, yang membuat tambah cinta pada timnas Indonesia.


Semoga Timnas Indonesia dalam melawan malaysia besok bisa menang mutlak,
BalasHapusGesekan antara Indonesia dan malaysia akhir-akhir ini membuat sensi tersendiri bahkan dalam ranah sepak bola. Sehingga terkadang dibeberapa klompok masyarakat final AFF besok (Indonesia VS malaysia) itu bukan sekedar masalah "Sepak Bola" saja, namun lebih dari itu "Masalah Harga Diri Bangsa".